Setda,– Guna memenuhi kebutuhan pupuk petani dan mencegah terjadinya kelangkaan pupuk akibat tidak adanya stok yang di tingkat pengecer maka perlu dilakukan pengecekan langsung ke masyarakat tani.
Bupati Rote Ndao, Leonard Haning didampingi Kadis Pertanian, Stef Saek, Kadis PU dan Penataan Ruang, Dominggus Modok, Kasubag Perlengkapan, Humas dan Protokol, Arison Tomasui, Penyuluh Lapangan dinas Pertanian, Thadeius Nani dan sejumlah staf minggu ( 12/2/17 ) menuju ke Desa Modosinal dan Temas di Kecamatan Rote Barat Laut dan Desa Lalukoen dan Meoain di Kecamatan Rote Barat Daya untuk mendengar penyampaian langsung dari masyarakat kaitan dengan kebutuhan pupuk.
“ Saya cek begini, biar langsung dengar dari masyarakat dan mendapatkan kepastian bahwa penyalurannya adil, supaya kurang ya kurang sama-sama, jangan ada yang lebih lalu yang lain kurang atau tidak dapat pupuk sama sekali,” kata Bupati Lens Haning.

Menurutnya, setelah turun lapangan pihaknya mendapatkan informasi bahwa pupuk Urea untuk saat ini stoknya masih cukup namun yang kurang adalah pupuk TSP. “ Petani sampaikan bahwa untuk Urea masih ada sementara yang dibutuhkan yakni TSP. Saya sudah koordinasi dengan distributor dan hari ini juga 5 ton TSP sudah dikirim ke pengecer,” jelas Bupati.

Selain itu tambah Bupati Haning, dirinya telah menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pertanian untuk lebih berperan aktif. “ Jadi tidak hanya menunggu petani “ berteriak “ baru kerja tapi lebih kepada rasa kepedulian, rasa memiliki daerah ini. Para penyuluh berilah penyuluhan agar petani mendapatkan pengetahuan yang cukup cara bertani yang baik dalam rangka meningkatkan produksi pertaniannya,” tambahnya.
Kepala Desa Modosinal, Fendi Muda kepada Bupati mengatakan hingga saat ini petani di desanya masih kekurungan pupuk TSP yang biasa masyarakat awan menyebutnya pupuk hitam. “ Untuk air di embung saya kira cukup, kami kekurangan pupuk saja. Tapi pak Bupati sudah sampaikan kepada kami bahwa pupuknya sudah ada dalam satu dua hari kedepan. Untuk itu kami menyampaikan terima kasih kepada pak Bupati yang bertindak cepat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Fendi Muda.

Sementara itu, saat di bertemu dengan masyarakat Desa Lalukoen, Bupati Haning mengatakan akan membuka lahan baru di sekitar embung Okehendak. Untuk itu dia berharap masyarakat setempat dapat mendukung rencana tersebut. “ Iya, di sekitar embung ini akan dibuka lahan sawah baru dan lokasi yang lama juga akan diperbaiki. Saya juga telah perintahkan segera dikerjakan pada tahun ini,” terangnya.
Beberapa warga desa Lakukoen diantaranya, Aldo Ngge’o dan Alber Lay dari Dusun Dukululun mengaku senang dengan rencana Bupati terebut. Aldo Ngge’o menjelaskan bahwa hampir dua tahun lokasi sawah di sekitar embung Okehendak tidak lagi diolah akibat dari ketersediaan air yang tidak cukup karena embungnya kecil. “ Sekarang pemerintah sudah bangun embung Okehendak lebih besar dan akan membuka lahan baru, untuk itu kami masyarakat menyampaikan terima kasih kepada bapak Bupati yang sudah membantu kami masyarakat kecil ini,” jelas Aldo.

Senada dengan Aldo, Alber Lay warga setempat mengatakan dengan dibangunnya embung Oehendak menjadi lebih besar maka akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat. “ Kami yakin kedepan hidup kami akan lebih baik,” ujar Alber.
Pemantauan dilakukan dimulai dari Desa Modosinal melewati Feama-Temas Kecamatan Rote Barat Laut dilanjutkan ke embung Sengamasin I dan II, Embung Okehendak, Kantor Camat RBD dan diakhiri pertemuan dengan masyarakat di persawahan Nggelak Desa Meoain. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kabupaten Rote Ndao ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Designed by

best down free | web phu nu so | toc dep 2017