Lekona;- Banyak yang terpanggil tetapi satu yang terpilih yaitu seorang perempuan yang lemah tetapi tetap didampingi oleh seorang laki-laki yang luar biasa yang datang dari Pantai Baru, untuk itu terus dukunglah kami agar dapat melayani masyarakat dengan sungguh supaya tidak dapat menyimpang kekiri dan kekanan. Demikian kata Bupati Paulina Haning-Bullu,SE saat memberikan sambutannya pada acara syukuran pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao di kediaman orang tua Wakil Bupati di desa Lekona, Kecamatan Pantai Baru, Selasa (5/3/2019)

Bupati Paulina juga bersyukur bahwa secara pribadi walaupun dalam hari-hari sukacita ini kedua orang tuanya sudah tiada dan ketiga orang anaknya lebih memilih dunianya sendiri berada di luar daerah tetapi dirinya selalu bersyukur bahwa masih memiliki orang tua dan anak-anak sebanyak kurang lebih 123 ribu jiwa lebih yang selalu memberikan dukungan dan doa bagi kami sehingga bapak Lens boleh menyelesaikan pemerintahannya di tahun ke-10 dengan baik dan kami juga mengharapkan dukungan dan doanya agar kami pun dapat menyelesaikan tugas dengan baik pula.

Walaupun dari awal selalu dihina dan dicelah tetapi saya harus buktikan kepada masyarakat bahwa saya adalah seorang perempuan dan bukan saja perempuan yang lemah tetapi perempuan perkasa yang dapat menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya, untuk itu tahun ini adalah tahun perempuan sehingga saya mengajak kepada perempuan-perempuan, karena itu mari perempuan-perempuan kita bangkit dan katakan kepada masyarakat bahwa tanpa perempuan kepemimpinan seorang laki-laki tidak bisa berhasil, karena dibelakang keberhasilan seorang laki-laki terdapat seoranng perempuan yang luar biasa

“tetapi ketika saya sebagai perempuan berada di depan, maka terdapat seorang laki-laki perkasa yang ada dibelakang dan disampin saya” kata Bupati Paulina

Sementara itu Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M. Saek,SE,M.Si pada kesempatan itu mengatakan bahwa dirinya bersama ibu Bupati Paulina Haning-Bullu mempunyai satu kesatuan dalam penyelenggaraan pemerintahan di kabupaten Rote Ndao 5 tahun kedepan.

Karena itu pada kesempatan yang berbahagia ini terkhusus bagi keempat orang tuanya yaitu bapak kandung, bapak besar, bapak Luther, bapak Mes yang masih ada dan masih duduk bersama disini yang membuat dirinya menyadari bahwa Tuhan telah menitipkan benih pemimpin itu ada di leluhur kami, yang mana semenjak 10 tahun lalu bapak Lens maju sebagai bupati didampingi oleh orang tua kami bapak Luther Saek dan saat ini muncul seorang anak yaitu Stef Saek sebagai Wakil Bupati, karena itu dirinya menyadari bahwa Tuhan mempunyai rencana yang indah karena sebagaimana firman Tuhan juga mengatakan bahwa sejak dari dalam kandungan Tuhan sudah mengetahui masa depan dari setiap manusia.

Untuk itu pada saat syukuran pelantikan menjadi Bupati dan Wakil Bupati hari ini sebagai pelayan masyarakat Rote Ndao hari ini, saya sebagai anak, sebagai cucu, dengan segala kerendahan hati menyampaikan banyak terima kasih kepada orang tua, kepada leluhur yang telah menghadirkan dirinya hadir di dunia ini yang hari ini menjadi wakil bupati. Untuk itu tidak ada yang lebih berarti, sesuatu yang berharga yang dapat dipersembahkan kepada orang tua atas semua dedikasi, perjuangan serta pemeliharaan sehingga bisa menjadi seperti ini.

Stef Saek hanya bisa menyampaikan syukur dan terima kasih kepada Tuhan Sang Pencipta alam semesta karena segala sesuatu bisa terjadi atas kehendak Tuhan.

“kami sungguh menyadari bahwa bisa sampai pada posisi seperti ini bukan karena kemampuan dan hebat kami, tetapi merupakan kasih karunia dari Tuhan dan juga dorongan serta dukungan dari seluruh masyarakat Rote Ndao yang membawa kami sampai pada saat ini” kata Stef

Stef juga melanjutkan bahwa dikala proses pilkada saat itu setelah ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati tetapi didaerah kami masing-masing mengalami kekalahan

“walaupun didaerah kami masing-mmasing kami kalah, tetapi ini merupakan rancangan Tuhan bagi kami supaya jangan kami merasa sombong, jangan hura-hura serta berekspresi yang melebihi batas yang diperkenankan” kata Stefanus Saek

Karena itu Tuhan memberikan sebuah anugerah bagi kami, biar didaerah masing-masing mengalami kekalahan supaya bisa merefleksi diri dan menjadi pemimpin di Rote Ndao yang tidak memandang keluarga tetapi sama rata kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Rote Ndao dengan aturan penyelenggaraan pemerintahan di daerah yang kita cintai ini.

Stef juga mengatakan bahwa supaya bisa kuat dalam melaksanakan tugas pemerintahan maka harus punya pegangan dan kekuatan masing-masing lewat firman Tuhan, dan secara pribadi dirinya memiliki pegangan firman Tuhan yang terambil dari Galatia 5:16-26 tentang daging dan roh, serta firman yang berikut dari I Korintus 13 tentang kasih. Yang pada akhirnya dapat diteguhkan dari Yosua 1:6-9 dengan tidak boleh menyimpang kekiri dan kekanan.

Untuk itu diharapkan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Rote Ndao agar memiliki ayat faforot yang dibuat dalam plakat dan ditaruh dimeja kerja sebagai peringatan. (dkisp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Designed by

best down free | web phu nu so | toc dep 2017