Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya didampingi Bupati Rote Ndao, Leonard Haning, Forkopimda Rote Ndao dan sejumlah pejabat melakukan panen padi di kompleks persawahan Leletehenak, kelurahan Mokdale, kecamatan Lobalain, Kamis (27/4/2017) sore.
Frans dalam kesempatan itu, memberikan apresiasi kepada para petani yang telah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi keluarga, bahkan ada kelebihan untuk dijual, juga kepada para penyuluh pertanian yang telah mendampingi para petani.
“perlu penggunaan teknologi yang tepat, pupuk, dan bibit yang baik akan menghasilkan hasil yang baik pula, dengan demikian Rote Ndao menjadi lumbung padi di NTT, karena memenuhi kebutuhan bulog sehingga beras Rote bisa kesemua wilayah NTT termasuk dikirim ke Adonara,” Kata Frans.
Gubernur juga memberikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten Rote Ndao yang mendorong sektor pertanian sehingga membantu masyarakat NTT.
“saya berterima kasih, kabupaten Rote Ndao merupakan salah satu wilayah penghasil lumbung padi di NTT,” Ujar Frans.
Sementara itu, Bupati Haning mengatakan pemerintah telah menjaga mata air di Ba’a yang mengairi puluhan hektar sawah. Ia juga melarang warga agar tidak membangun rumah disekitar daerah resapan air, sumber mata air oemau dan tangga loi.
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao, Stefanus Saek mengatakan persawahan Mokdale luasnya mencapai 25 Hektar, setiap tahun dua kali tanam, setiap hektar menghasilkan Gabah 2,75 Ton, sehingga dari total 25 hektar mencapai 182 Ton, hal ini terus dipertahankan setiap tahun dengan beni unggul, teknologi tepat guna yang didampingi para penyuluh pertanian.
Sementara itu, salah seorang pengarap sawah Seprianus Salau mengatakan dirinya tahun ini baru mengarap sawah tersebut dengan luasannya 1,5 hektar.
Seprianus senang karena panen perdana secara simbolis bersama Gubernur NTT.
“saya tahun ini baru garap sawah ini, tapi saya senang Gubernur yang datang panen bersama, ” kata sepri dengan senyum bahagia.
Hal senada juga diungkapkan salah satu petani di Mokdale, Berta Mandala mengaku senang karena panen perdana bersama Gubernur NTT. Mandala juga berharap kedepan pemerintah bisa membantu pendistribusian pupuk tepat waktu agar produksi padi bisa meningkat.
Sebelumnya, Gubernur didampingi Ketua PKK Provinsi NTT, Ny. Adinda Lebu Raya menyempatkan diri menanam pohon secara simbolis dibilangan Perkantoran Bumi Ti’i Langga, kemudian dilanjutkan dengan Panen Padi di Leletehenak, kelurahan Mokdale. (rool)

Designed by

best down free | web phu nu so | toc dep 2017