Selasa, 20 Oktober 2009, 08:26 WIB
Kupang, Untuk mendukung program pemerintah tentang pangan lokal, manajemen PT TransNusa Air Services Kupang melayani snack pangan lokal untuk semua rute penerbangan yang dilayani. Snack pangan lokal ini sudah berlaku sejak awal September 2009. Hal ini disampaikan SPV Bussiness Analist, PT TransNusa Air Services, Nancy Agustyen, dalam press release-nya yang diterima Pos Kupang, Senin (19/10/2009) sore.
Jadi saat ini semua penumpang TransNusa dari Kupang akan kami layani dengan snack pangan lokal. Kami beri snack yang terbuat dari pangan lokal dan dibuat oleh usaha kecil menengah (UKM) di Kota Kupang," ujarnya. Menurut dia, pemberian snack pangan lokal itu merupakan salah satu upaya konkrit TransNusa mendukung program Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, yakni memperkuat pangan yang diproduksi masyarakat daerah ini. "NTT memiliki produk pangan lokal yang berkualitas tinggi. Karena itu, kami sangat mendukung program pemerintah untuk penguatan pangan lokal itu. Kami sudah memberikan snack itu kepada penumpang yang menggunakan jasa penerbangan TransNusa, khususnya dari Kupang," ujar Agustyen. Dia mencontohkan, armada yang melayani penerbangan Kupang- Waingapu-Denpasar, sudah menikmati snack pangan lokal. Demikian juga dengan rute penerbangan ke kota lain di NTT. Para penumpang yang mengikuti penerbangan tersebut menikmati snack yang terbuat dari bahan pangan lokal. "Snack itu dibuat oleh usaha kecil dan menengah di daerah ini," ujarnya. Agustyen menyebutkan, manajemen maskapai yang berkantor pusat di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini, sudah berkomitmen mendukung seluruh program kerja yang dicanangkan pemerintah. Bentuk dukungan itu, seperti menjual pariwisata NTT, termasuk wisata kuliner snack lokal yang menjadi salah satu ciri pangan daerah ini. Agustyen menyebutkan, saat awal mereka melayani snack pangan lokal itu, ada penumpang yang memberi kritikan. Ada yang mencibir, karena snack yang dikonsumsi selama mengikuti penerbangan TransNusa, adalah kue yang bahan bakunya dari makanan lokal. "Tapi kami selalu memberi pengertian kepada penumpang. Dan saat ini, para penumpang mulai memahami apa yang kami lakukan. Bagi kami memberikan snack pangan lokal kepada penumpang, merupakan salah satu ciri khas daerah ini. Itu sangat baik dan kami dukung sepenuhnya," ujar Agustyen.
[Pos Kupang]
|