bantuan menkes1Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao mendapatkan bantuan dari Kementerian Kesehatan RI berupa Alat Cetak jamban, bantuan Pemberian Makanan Tambahan bagi Ibu Hamil dan juga untuk Balita.

 

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Prof.Dr.dr. Nila Djuwita Farid  Moeloek, SpM, pada pelaksanaan kegiatan GenerAksi Sehat Indonesia yang berlangsung di Lapangan Bola Kaki Ba’a Senin(28/11) pagi yang diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao drg. Suardi yang didampingi oleh Bupati Rote Ndao Drs. Leonar Haning,MM.

Pada Kesempatan itu juga Bantuan Makanan Tambahan (PMT) untuk Ibu Hamil yang diserahkan oleh Menkes RI sebanyak 3.645 kg, sedangkan PMT anak sekolah sebanyak 1.000 kg, PMT balita sebanyak 4.288 kg.

Selain itu, juga diserahkan bantuan berupa Posbindu Kit,  kelambu sebanyak 7.000 buah bagi masyarakat dan UKS Kit bagi 10 sekolah di Rote Ndao.

Setelah penyerahan bantuan, Menkes RI bersama rombongan meninjau penyuluhan kesehatan oleh Tim Nusantara Sehat di SD Negeri  1 Ba’a,  pemeriksaan mata oleh dokter RSUD bagi anak-anak  di SD Negeri 1 Ba’a, mengunjungi Puskesmas Ba’a dan menyaksikan pelaksanaan test IVA bagi ibu – ibu.

Menkes RI juga mengunjungi RSUD Ba’a dan Menkes mengatakan dirinya sudah melihat langsung masih minimnya fasilitas kesehatan di RSUD Ba’a serta belum memadainya dokter ahli, pihaknya pada tahun depan akan memberikan bantuan untuk Pemda Rote Ndao guna mengatasi kekurangan sarana dan prasarana kesehatan yang dimiliki, rencanaya pada Tahun Anggaran 2017 mendatang Kemenkes akan memberikan bantuan bagi Pemda Rote Ndao berupa Pembangunan beberapa Puskesmas, sementara untuk RSUD Ba’a ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah karena telah memberikan perhatian serius terhadap keberadaan Rumah Sakit yang representatif bagi masyarakat.

Namun Ia berharap perlu ada laporan bagi Kemenkes berupa perencanaan pembangunan sehingga mungkin bisa ada tindak lanjut. Ia berjanji tahun depan akan ada bantuan untuk pembangunan rumah sakit.

“ini langkah bagus dari bupati ada dukungan APBD untuk pembangunan rumah sakit. Tahun depan, kami juga akan bantu pembangunan fisiknya” ujar Menkes RI, Nila Moeloek.  

Menkes Nila Moeloek juga mengatakan terkait sumber daya tenaga dokter, pihaknya memberikan kesempatan pada dokter di daerah untuk mengambil gelar spesialis.

 Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kab Rote Ndao, drg. Suardi mengatakan hingga kini rumah sakit di Rote masih kekurangan dokter ahli atau dokter spesialis, ini menjadi kendala dalam menyukseskan program-program bidang kesehatan di daerah ini.

“dokter ahli hanya dua saja, yaitu ahli patologi klinik dan penyakit dalam” ujarnya.

Lanjut Suardi, pemenuhan tenaga kesehatan baik jumlah, maupun jenisnya, sangat penting dan sekaligus menjadi tantangan bagi pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Designed by

best down free | web phu nu so | toc dep 2017