I.  PERIKANAN 

Pembangunan perikanan diarahkan pada perikanan moderen yang beroreantasi pada agrobisnis, berbudaya industri, berdaya saing tinggi dan berkelanjutan.  Penggelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan juga dilakukakan secara rasional, efesien, berhasil dalam mewujudkan, memberdayakan serta meningkatkan kesejahteraan petani nelayan yang profesional, maju dan mandiri melalui eksploitasi, eksplorasi dan konservasi kekayaan laut berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004.

Sumberdaya perikanan dan kelautan, baik perikanan tangkap maupun budidaya sangat potensial untuk dikembangkan guna mendorong pembangunan perikanan terutama di wilayah Kabupaten Rote Ndao.  Sumberdaya tersebut diantaranya jenis-jenis ikan pelagis dan demersalseperti ikan kembung (Rastrelling sp), ikan teri (Stelophorus sp), ikan tembang (Sardinella sp), kerapu (Epinephelus sp), ikan lencam (Lethrinus sp), ikan kakap (Lutjanus sp) dan sebagainya sedangkan jenis rumput laut seperti Euchemacottonii, hallymenia dan shakol serta pengolahan hasil perikanan seperti ikan asin, dodol rumput laut dan sebagainya. Sumberdaya diperkirakan memiliki potensi tangkap lestari ikan mencapai 17.875 ton/tahun.  Potensi yang baru dimanfaatkan rata-rata/tahun 30-40%.  Luas lahan untuk kegiatan budidaya cukup besar yaitu 32.675 Ha dengan pemanfaatan baru mencapai 10 Ha. Potensi  tersebut didukung oleh berbagai kehidupan komunitas perairan diantaranya ekosistem terumbu karang, lamun dan mangrove yang masih baik serta potensi budidaya budidaya rumput laut selain itu juga terdapat beberapa sungai/kali kecil yang merupakan daerah estuaria yang subur. Faktor lain yang turut  mendukung potensi perikanan di Kabupaten Rote Ndao adalah tingkat pencemaran industri dan rumah tangga masih rendah serta penggunaan alat tangkap masih bersifat sederhana/tradisional.

Peningkatan produksi perikanan terus dilakukan diantaranya melalui optimalisasi pemanfaatan sumberdaya perairan melalui kegiatan dan program, khususnya daerah pesisir yang diprioritaskan pada komoditi ekonomis penting. Untuk itu strategi pembangunan perikanan dititik beratkan pada alat tangkap, alat bantu penangkapan moderen maupun sarana dan prasrana budidaya rumput laut guna pemanfaatan sumberdaya perikanan yang belum tereksploitasi.

Salah satu cara yang ditempuh dalam upaya peningkatan hasil-hasil usaha perikanan adalah penggunaan metode dan alat tangkap yang sesuai dengan kondisi perairan tanpa merubah atau mengurangi keseimbangan lingkungan perairan tersebut, terutama  perairan pantai yang merupakan sumber perikanan tangkap.

Permasalahan didalam Gerak maju pembangunan Daerah dalam mengelola potensi sumberdaya perikanan masih  Kurangnya alat tangkap beserta perlengkapan baik secara kuantitas maupun kualitasnya sehingga mengakibatkan tingkat penangkapannya rendah, Struktur armada masih didominasi oleh armada tradisional, Kurangnya sarana  dan prasarana budidaya, Rendahnya pengetahuan teknis/teknologi (penangkapan, pembudidayaan dan pemasaran) pada tingkat nelayan dan petani, Organisasi nelayan dan pembudidayaan yang masih sangat lemah dalam struktur dan efektifitas manajemen rendah, Terbatasnya sumberdaya finansial untuk menunjang sektor kelautan dan perikanan, Kurangnya data pendukung yang lengkap dalam menunjang pengelolaan wilayah pesisir, Kurangnya aparat/tenaga teknis dalam memberikan pembinaan dan penyuluhan. Berbagai permasalahan diatas, diperlukan perubahan-perubahan dari sentuhan dan perlakuan dari berbagai pihak, baik itu berupa bantuan dana atau modal usaha, sarana dan prasarana maupun upaya peningkatan SDM, demi memberdayakan ekonomi masyarakat Kabupaten Rote Ndao.   Umumnya masyarakat pesisir dan secara khusus masyarakat nelayan penangkapan ikan, petani budidaya rumput laut dan pemasaran hasil perikanan.

A.  Potensi Perikanan :

  • Luas Perairan : 376 Km2                      
  • Panjang Garis Pantai :  330 Km
  • Lebar Garis Pantai :  7,2 Km
  • Perikanan Tangkap Lestari : 875 Ton/Tahun
  • Perikanan Tangkap yang Diperbolehkan : 300 Ton
  • Budidaya Laut : 675 Ha
  • Budidaya Perairan : 127 Ha
  • Budidaya Pantai : 12937 Ha
  • Budidaya Rumput Laut : 000 Ha
  • Budidaya Mutiara : 30 Ha
  • Tambak Garam : 206 Ha
  • Ekosistem Terumbu Karang : 714 Ha
  • Vegetasi Mangrove : 232 Ha
  • Balai Benih Ikan (BBI) : 3 Ha
  • Kawasan Minapolitan : 58 Buah
  • Sentral Kawasan Minapolitan : 3 Buah

B.  Pemanfaatan Potensi Sumber Daya

  • Perikanan Tangkap (Catch) : 310 Ton/Tahun
  • Lahan BudidayaMutiara : 5 Ha
  • Lahan Budidaya Rumput Laut :  214 Ha
  • Lahan Budidaya Payau                                             : 5 Ha
  • Lahan Budidaya Perikanan Darat (Air Tawar) : 5 Ha
  • Lahan Tambak Garam : 5 Ha

C.  Produksi Perikanan Tangkap Budidaya dan Pengolahan Hasil Perikanan, terdiri dari :

  • Ikan Demersal (Kerapu, Beronang, Kakap, dan lain-lain) =  368 Ton/Tahun
  • Ikan Pelagis (Tongkol, Cakalang, Kembung, Tembang dan lain-lain) =  942 Ton/Tahun
  • Pengolahan Hasil Perikanan =  92 ton/Tahun
  • Pengumpul/Pedagang/Pengecer =  249 orang
  • Perikanan Darat (Nila, Karper, Mujair, Lele, Bawal dan lain-lain) =  4 Ton/Tahun

D.  Armada

  • Jukung : 1.555 Unit
  • Perahu Tanpa Motor : 122 Unit
  • Kapal Motor : 246 Unit
  • Ketinting : 383 Unit
  • Perahu Layar : 59 Unit

E.  Alat Tangkap

  • Bagan Apung : 12 Unit
  • Bagan Tancap : 4 Unit
  • Pancing Tangan : 407 Unit
  • Rawai Dasar        : 77 Unit
  • Gill Net : 1.799 Piece
  • Jala Tebar : 87 Unit
  • Purse Seine : 49 Unit
  • Pancing Tonda : 203 Unit

F.  Pelabuhan Perikanan Rakyat : 24 buah (Papela, Mukekuku, Maioe, Korlok, Oeledo, Tesabela, Sonimanu,

Oenggae, Hala, Tulandale,  Namodale,Baadale, Daudolu, Mbueain, Oebou, Hundihuk, Oelaba, Tolama, Tasilo,

Say, Ndao, Nuse, Oeseli dan Batutua).

G.  Infrastruktur Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) : Break Water, Tambatan Perahu (jeti), Pelataran, Pasar Ikan,

Pabrik Es Kapasitas produksi 10 Ton dan Cool Storage Kapasitas 30 Ton.

DATA PRODUKSI  IKAN DAN NON IKAN KOMULATIF TAHUN 2006 – 2016

         No        Jenis

      Komoditi

  Produksi  (Ton)         Ket.
       2006        2007         2008       2009        2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016  
I. Ikan :                  
  1  Ikan Pelagis 1.647 1.902 2.100 1.800       594          811 747 1.430 1.521 1.789 1.942 Basah
  2 Ikan Demersal      1.138      1.268      1.400         571       396         706 814 1.225 1.225 1.470 1.368 Basah
Jumlah 2.785 3.170 3.500 2.371 990 1.517 1.559 2.632 2.746 3.259 3.310           Basah
II. Non Ikan :                        
  1 Rumput Laut 5.086 6.505 6.127 7.334 1.512,50 946 903 2.179 2.179 18.230 16.074 Kering
  2 Mutiara (gram)             –            –              –      5.122  4.777,90            – Gram
  3  Cumi-Cumi        3,12      19,98      35,71      52,17        8,96            – 20,48 49.13 109 112 Kering
  4 Teripang 70 92 32 32 77 66 34 5 35 39  

 

II.  PETERNAKAN

DATA TERNAK BESAR PER KECAMATAN  DI KABUPATEN ROTE NDAO

 

TAHUN 2015

 

No

 

Kecamatan

Ternak

 

Ket

Sapi

Kerbau

Kuda

Sapi Bali

Ongole Rote

Jumlah

1

Rote Timur

56

7.765

7.821

1.102

694

 

2

Landu Leko

2.312

789

3.101

145

89

 

3

Pantai Baru

2.942

4.749

7.691

969

318

 

4

Rote Tengah

8.951

522

9.473

1.808

662

 

5

Rote Selatan

4.396

114

4.510

567

736

 

6

Lobalain

4.131

6.619

10.753

2.087

827

 

7

Rote Barat Laut

3.132

4.463

7.598

4.135

2.534

 

8

Rote Barat Daya

4.230

1.257

5.487

4.024

869

 

9

Rote Barat

3.626

995

4.621

456

331

 

10

Ndao Nuse

627

627

 

 

 

 

TOTAL

34.409

 

 

15.293

7.060

 

 

 

TAHUN 2017

 

No

 

Kecamatan

Ternak

 

Ket

Sapi

Kerbau

Kuda

Sapi Bali

Ongole Rote

Jumlah

1

Rote Timur

61

7.916

7.977

1.180

702

 

2

Landu Leko

2.357

805

3.162

148

89

 

3

Pantai Baru

2.991

4.842

7.833

986

318

 

4

Rote Tengah

8.964

532

9.496

1.840

662

 

5

Rote Selatan

4.482

116

4.598

578

742

 

6

Lobalain

4.181

6.748

10.929

2.124

827

 

7

Rote Barat Laut

3.196

4.550

7.746

4.209

2.544

 

8

Rote Barat Daya

4.293

1.202

5.575

4.098

889

 

9

Rote Barat

3.696

1.015

4.711

464

331

 

10

Ndao Nuse

653

653

 

 

TOTAL

 

27.806

62.680

15.627

7.104

 

 

DATA TERNAK KECIL PER KECAMATAN DI KABUPATEN ROTE NDAO

TAHUN 2016

 

No

 

Kecamatan

Ternak

 

Ket

Babi

Kambing

Domba

Ayam Buras

Ayam Ras Pedaging

1

Rote Timur

3.286

5.058

3.645

7.286

 

2

Landu Leko

1.219

2.345

987

2.867

 

3

Pantai Baru

6.178

7.325

2.987

15.769

 

4

Rote Tengah

2.211

3.393

324

8.768

 

5

Rote Selatan

2.915

2.134

291

5.985

 

6

Lobalain

4.224

3.237

1.783

1.786

1.510

 

7

Rote Barat Laut

7.845

7.986

3.180

17.565

2.550

 

8

Rote Barat Daya

11.327

9.657

5.867

16.402

 

9

Rote Barat

3.567

4.137

789

6.325

 

10

Ndao Nuse

685

633

21

513

 

 

TOTAL

43.456

45.955

19.874

83.266

 

 

TAHUN 2017

 

No

 

Kecamatan

Ternak

 

Ket

Babi

Kambing

Domba

Ayam Buras

Ayam Ras Pedaging

1

Rote Timur

3.393

5.203

3.689

7.369

 

2

Landu Leko

1.259

2.412

999

2.899

 

3

Pantai Baru

6.380

7.535

3.023

15.942

 

4

Rote Tengah

2.211

3.490

328

8.864

 

5

Rote Selatan

3.010

2.195

294

5.051

 

6

Lobalain

4.362

3.330

1.804

1.806

1.510

 

7

Rote Barat Laut

8.102

8.215

3.218

17.758

2.550

 

8

Rote Barat Daya

11.697

9.934

5.937

10.582

 

 

9

Rote Barat

3.681

4.256

798

6.395

 

 

10

Ndao Nuse

707

703

21

519

 

 

 

TOTAL

44.802

47.273

20.111

84.182

4.060

 

 

Data Populasi Ternak di Kabupaten Rote Ndao

 

No

Jenis Ternak

Tahun

Ket

2013

2014

2015

2016

1

Sapi

43.556

48.020

61.682

 

 

2

Kerbau

12.345

13.097

15.293

 

 

3

Kuda

5.142

5.350

7.060

 

 

4

Babi

38.994

4.054

43.454

 

 

5

Kambing

37.125

44.921

45.955

 

 

6

Domba

17.345

18.037

19.874

 

 

7

Ayam

13.646

91.097

87.326

 

 

 

Total

168.151

214.576

280.644

 

 

 

 

Luas Padang Penggembalaan :

  • Tahun 2013 :  556 ha
  • Tahun 2014 :  512 ha
  • Tahun 2015 :  540 ha
  • Tahun 2016 :  540 ha

 

 

REALISASI PENGELUARAN TERNAK TAHUN 2013

 

No

Jenis Ternak

Target 2013

Realisasi

Sisa Kuota

1

Sapi

2.900

2.361

539

2

Kerbau

550

500

50

3

Kuda

250

138

112

4

Kambing

2.068

1.068

5

Domba

3

3

 

JUMLAH

3.700

5.070

1.772

 

REALISASI PENGELUARAN TERNAK TAHUN 2014

 

No

Jenis Ternak

Target 2013

Realisasi

Sisa Kuota

1

Sapi

3.000

1.965

1.035

2

Kerbau

500

500

3

Kuda

200

200

4

Kambing

1.000

971

29

5

Domba

1.000

50

950

 

JUMLAH

5.700

3.689

2.014

 

REALISASI PENGELUARAN TERNAK TAHUN 2015

 

No

Jenis Ternak

Target 2013

Realisasi

Sisa Kuota

1

Sapi

2.910

2.910

2

Kerbau

500

500

3

Kuda

200

200

4

Kambing

1.000

688

312

5

Domba

1.000

 

JUMLAH

5.610

4.298

312

 

REALISASI PENGELUARAN TERNAK TAHUN 2016

 

No

Jenis Ternak

Target 2013

Realisasi

Sisa Kuota

1

Sapi

3.500

3.105

395

2

Kerbau

600

600

3

Kuda

200

200

4

Kambing

1.000

977

23

5

Domba

1.000

54

946

 

JUMLAH

 

 

 

 

REALISASI PENGELUARAN TERNAK TAHUN 2017

 

No

Jenis Ternak

Target 2013

Realisasi

Sisa Kuota

1

Sapi

3.300

1.829

1.471

2

Kerbau

500

500

3

Kuda

200

200

4

Kambing

1.000

452

548

5

Domba

1.000

72

928

 

JUMLAH

6.000

3.053

2.947

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Designed by

best down free | web phu nu so | toc dep 2017