¬†Asisten Pembangunan dan Perekonomian, Drs.Melyanus J. Mandala membuka kegiatan sosialisasi peningkatan kapasitas pemangku kepentingan dalam upaya pengurangan risiko bencana di kabupaten Rote Ndao bertempat di ruang auditorium Ti’i Langga,sabtu (26/08)pagi. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD provinsi NTT diwakili oleh Kepala Seksi Pencegahan BNPB provinsi NTT, Komandan Kodim 1627 Rote, Danlanal Pulau Rote, Kepala BPBD kabupaten Rote Ndao dan undangan lainnya.
Menurutnya, Keberhasilan pelaksanaan pembangunan akan ditentukan oleh kondisi lingkungan masyarakat yang aman jauh dari bencana. Penciptaan lingkungan yang kondusif tersebut merupakan tanggungjawab berbagai komponen bangsa, baik pemerintah dunia usaha maupun masyarakat pada umumnya. Karena begitu pentingnya peran semua komponen dalam mendukung terciptanya kondisi yang kondusif, maka pemerintah kabupaten Rote Ndao telah menetapkan satu indikator kinerja program dibidang kebencanaan tahun 2014-2019 yaitu meningkatkan kapasitas aparatur dalam pengurangan resiko bencana dan memberdayakan masyarakat menuju desa tangguh bencana untuk mendukung proses pembangunan.
Upaya pengurangan resiko bencana itu sendiri dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak yang diakibatkan oleh bencana terhadap masyarakat yang berada pada kawasan rawan bencana melalui perencanaan dan pelaksanaan penataan ruang yang berdasarkan pada analysis resiko bencana dan pengaturan Pembangunan, infrastrutur dan tata Pembangunan serta penyelenggaraan pendidikan, pelatihan dan penyuluhan baik secara konvensional maupun modern.
Tujuan umum dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesiapsiagaan pemangku kepentingan(pemerintah dan masyarakat) di kabupaten Rote Ndao dalam rangka pengurangan resiko bencana dan perlindungan masyarakat dari ancaman bencana. Sedangkan secara khusus kegiatan ini bertujuan untuk dipahaminya konsepsi mitigasi kebencanaan dan karakteristik ancaman dalam upaya pengurangan resiko bencana, teridentifikasi peran peran pemangku kepentingan, terbangunnya konektivitas diantara pemangku kepentingan dalam aksi aksi mitigasi dalam rangka memberi perlindungan pada daerah rawan bencana dan berbagi pengalaman terbaik dalam upaya pengurangan resiko bencana.
“kepada semua panitia, pembicara, peserta dan semua pihak yang berpartisipasi, saya menyampaikan penghargaan atas dilaksanakannya kegiatan ini, semoga upaya yang terus menerus dan sungguh sungguh dilakukan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dapat menjadi suatu realitas”kata Mandala.
Sementara itu, Samuel H. Nassa kepala BNPD menjelaskan bahwa hasil akhir yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah dapat meningkatkan kapasitas,pemahaman,kepekaan dan pola pikir para pemangku kepentingan diwilayah kecamatan dan desa/kelurahan dalam upaya Pengurangan Resiko Bencana serta masyarakat dan semua elemen yang berperan dalam penaggulangan bencana pada saat pasca bencana sehingga tidak berdampak lebih luas atau tidak menimbulkan persoalan baru pada tahap pasca bencana. Dengan demekian BPBD harus berperan aktif dalam melakukan sosialiasi kepada masyarakat dan diharapkan agar kita dapat melanjutkan informasi atau materi ini kepada masyarakat luas.
Kegiatan peningkatan Kapasitas Pemangku Kepentingan Dalam Upaya Pengurangan Resiko Bencana (PRB) ini diselenggarakan selama satu hari, tanggal 26 agustus 2017 dengan peserta berasal dari 10 kecamatan di kabupaten Rote Ndao.(Umum,Humas dan Protokol Kab. Rote Ndao)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Designed by

best down free | web phu nu so | toc dep 2017