penanggulangan kesejangan sosialWakil Bupati Rote Ndao, Jonas Cornelius Lun,S.Pd ketika membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Masalah Kesejahteraan Sosial Tingkat Kabupaten Rote Ndao, selasa ( 01/11 ) di aula lantai III Kantor Bupati Rote Ndao mengatakan masalah kesejahteraan sosial atau  kesejahteraan masyarakat  masih menjadi pergumulan  bersama Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten.

“ Salah satu yang menjadi perhatian Pemerintah  saat ini adalah masalah kemiskinan  yang mana  masih tingginya jumlah penduduk yang hidup dibawah garis kemiskinan. Masalah lainnya yang masih erat kaitannya dengan masalah kemiskinan dan perlu mendapat perhatian serius adalah masalah ketenagakerjaan karena angka pengangguran masih tinggi dan kesempatan untuk  bekerja yang juga masih terbatas,” ujar Wabup Lun.

Wabup mengatakan berbagai program dan kegiatan pembangunan yang telah dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih bermartabat dirasakan belum sepenuhnya dapat menekan angka kemiskinan dan angka pengangguran. “ Oleh karena itu Pemkab Rote Ndao memandang perlu untuk diselenggarakannya rakor penanggulangan masalah kesejahteraan social khususnya masalah kemiskinan dan masalah ketenagakerjaan dengan tujuan agar terbangun komitmen dan penyatuan tekad untuk secara bersama-sama menanggulangi masalah  kesejahteraan sosial,” sambung Wabup Lun.

 Dengan diselenggarakannya Rakor ini lanjutnya, diharapkan dapat menemukan solusi terhadap permasalahan kemiskinan dan ketenagakerjaan yang dihadapi dengan melahirkan suatu rekomendasi yang dapat dipergunakan sebagai acuan dalam perumusan kebijakan penanggulangan kemiskinan dan ketenagakerjaan di Kabupaten Rote Ndao.

Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kabupaten Rote Ndao, Simon O. Zacharias, SH dalam laprannya mengatakan tujuan dilaksanakannya rakor tersebut untuk mendapatkan informasi tentang masalah kesejahteraan sosial, mencari solusi dan merumuskan kebijakan pemerintah tentang  tentang penanggulangan masalah kemiskinan dan tenaga kerja di Kabupaten Rote Ndao

“ Kita harapkan melalui Rakor ini dapat diketahui data dan faktor penyebab kemiskinan dan tenaga kerja, solusinya terhadap persoalan ini seperti apa sekaligus melahirkan rekomendasi sebagai acuan dalam penanggulangan masalah kemiskinan dan ketenagakerjaan di Kabupaten Rote Ndao,” ujar Simon Zacharias.

Dalam laporannya dia menjelaskan peserta yang mengikuti rakor sebanyak 35 orang yang terdiri dari instansi terkait dan masyarakat. Sedangkan Narasumber yang akan menyampaikan materi sebanyak 3 orang yakni Kepala Biro Provinsi NTT, Barthol Badar, SH,MM dengan materi “ Ruang Lingkup Bidang Kesejahteraan Rakyat serta Implementasi Koordinasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan dalam meningkatkan Kesejahteraan di Nusa Tenggara Timur”, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Rote Ndao membawakan materi “ Pemberdayaan Masyarakat dalam Kaitannya dengan Upaya Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Rote Ndao dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rote Ndao, Drs. Frengki Haning dengan materi “ Kebijakan Penanggulangan Masalah Kemiskinan di Kabupaten Rote Ndao.”

Hadir pada pembukaan Rakor tersebut para Kepala SKPD lingkup Pemkab Rote Ndao serta undangan lainnya.  Kegiatan berlangsung hanya  1 ( satu ) hari  ( Humas Pemkab Rote Ndao ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Designed by

best down free | web phu nu so | toc dep 2017